--- I dedicate this story to my mother . Mom i am genuinely thank you for giving me so many lessons about this life . Thank you for everything .---
"Kenapa putri umi terlihat murung
akhir-akhir ini ? . Adakah yang membuatmu sedih , sayang ? "
Lamunanku buyar , mataku yang sedari
tadi sudah panas karena menahan buliran-buliran air mata yang
mengembang , aku arahkan ke umi .
"umi , apakah aku tidak cantik ? .
Apakah aku tidak menarik dan apakah aku tidak pantas untuk merasakan
bahagia ? "
Umi tersenyum sangat manis . Beliau
dengan lembutnya mengusap kepalaku ..
"Putri umi tentunya cantik dan
pantas untuk merasakan bahagia "
"Tapi kenapa tidak ada yang
menyukaiku , umi ? kenapa aku selalu merasakan sedih ? bukan bahagia
yang aku dapat ?
Sekali lagi umi tersenyum sangat manis
kepadaku .
"sayang , tahukah engkau apa
cantik dan bahagia itu ? "
aku mengggeleng ..
"Sesungguhnya cantik bagi seorang
wanita bukanlah dinilai dari banyaknya orang yang menyukainya .
Cantiknya wanita pun bukanlah dinilai dari paras yang memikat ,senyum
yang mampu menggoda mata setiap orang yang memandang dan bukan pula
karena pandainya ia dalam bersolek diri , tapi tahukah engkau apa itu
cantik , wahai anakku ? "
sekali lagi aku menggeleng dengan
mantap ..
"Allah SWT telah mengaruniakan
wanita dua kecantikan yaitu kecantikan dzahir dan kecantikan batin .
Saat seorang wanita mampu menjaga kesucian dirinya , kesucian akal
fikirannya dan kesucian ilmunya , maka pada saat itulah kecantikan
batin akan terpancar dari diri wanita tersebut dan tahukah engkau
wahai anakku ? . Kecantikan batin itulah yang akan menjadi penghias
rupa manismu . Bukan lipstik yang tebal , bukan eyeliner yang
menonjolkan betapa indahnya matamu dan bukan pula efek blush on yang
memerahkan pipimu . Tapi kecantikan batin itulah yang akan membuatmu
terlihat sangat cantik dan membuatmu terlihat begitu indah dan sangat
berwibawa . Semakin engkau menjaga iffahmu , maka semakin kuat
kecantikan batin itu menjadikan kecantikan dzahirmu terpancar . "
. Umi tersenyum kepadaku dan sekali lagi aku menangis namun tangisan
ini bukan karena aku merasa aku masih belum cantik tapi lebih kepada
tangisan penyesalan , “kenapa aku terlalu menghamba pada kecantikan
yang merusak seperti itu ?.
"umi , ada banyak wanita cantik
seperti yang umi ceritakan kepadaku , wanita yang begitu menjaga
kesucian dirinya . Wanita yang sangat mendewakan kehormatannya
sebagai wujud kecintaannya kepada Rabbnya namun kenapa mereka masih
sendiri ?"
"Sayangku , hanya lelaki tertentu
yang akan melihat dua unsur kecantikan itu karena sesungguhnya
kecantikan yang umi maksud terletak pada tersembunyinya bukan pada
terbukanya . Lelaki yang hanya mencari ridlo dan cinta hakiki-Nya lah
yang akan melihat kecantikan itu . Bukan lelaki yang memburu nafsu
atau lelaki penikmat urusan dunia belakalah yang bisa melihat
kecantikan itu . Tetapi lelaki istimewa, pilihan ALLAH lah yang akan
melihatnya , karena wanita yang mempunyai dua kecantikan tersebut pun
bukan wanita biasa melainkan merupakan wanita istimewa juga , maka
tidak semua lelaki boleh memilikinya . “Wanita-wanita yang keji
adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah
untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik
adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk
wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)
"Lalu apakah bahagia itu , umi ? "
Sekali lagi umi tersenyum dengan sangat
manis , sambil mengusap air mataku , umi melanjutkan penjelasannya .
"bahagia itu adalah ketika engkau
mampu menerima segala keindahan yang telah ALLAH SWT berikan kepadamu
tanpa mengeluh sedikitpun . Bahagia itu adalah ketika engkau mampu
menutupi semua kekurangan yang ada pada dirimu dengan iman dan
ihsanmu dan bahagia itu adalah ketika Umi melihatmu berhenti menangis
dan memberikan senyum termanismu kepada umi . itulah bahagia yang umi
maksud , sayangku . "
aku tertawa ...
"aaah umiiiiiiii .. " Aku pun
memeluk umi dan mencium kening beliau dengan penuh kasih sayang .
Hari ini aku tahu bahwa aku sebenarnya telah mencapai kebahagiaan itu
, jauh-jauh hari sebelum aku terlena oleh fatamorgana kecantikan dan
bahagia dunia itu :)
Selamat pagi semua dan semoga awal
minggu ini adalah awal yang penuh kebahagiaan untuk kita semua =))
Dear readers . Hope you can take so many lessons from this story . =))






1 komentar:
I've got many lessons from this storry, sista...
Thank you ^_^
Nice note! Like it so muchhh
Posting Komentar